Pedoman Pelaksanaan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM)

Admin Web/ Mei 18, 2021/ Akademik, Pedoman/ 0 comments

BUKU PEDOMAN

KULIAH KERJA MAHASISWA (KKM)

LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT

SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN BANTEN

Jl. Raya Ciruas-Walantaka Km. 01 Kota Serang Banten Tlp. (0254) 283694 E-mail layanan@stkipbanten.ac.id

TAHUN 2021

BUKU PEDOMAN KULIAH KERJA MAHASISWA

SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN BANTEN

Penanggung Jawab :

Dr. Ir. H. Ahmad Yanuar syauki, M.BAT

Tim Perumus :

Alvan Hazhari, M.Pd Fatmawati, M.Pd Pardiman, M.Pd

Destri Astrianingsih, M.Pd

Maya Sih Hika Pamungkas, M.Pd

Editor :

Yati Suhayati, S.Sos

KATA PENGANTAR

Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Pada Masyarakat (LPPM) Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Banten merupakan lembaga yang dibentuk untuk menumbuhkembangkan sumber daya manusia dalam hal ini civitas akademika agar menghasilkan sumber daya yang kompeten dan kompetitif, serta mampu mengembangkan ilmu pengetahuan sesuai dengan bidang ilmunya.

Buku pedoman Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) ini dibuat agar dapat mengatur pelaksanaa KKM oleh mahasiswa, dosen, serta Dosen dan Mahasiswa yang dibiayai oleh mahasiswa itu sendiri dan yang dibiayai oleh internal STKIPB (Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Banten). Selain itu, buku pedoman ini digunakan sebagai acuan kinerja KKM di bawah tanggungjawab LPPM Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Banten, sehingga keberadaan LPPM dapat dirasakan bermanfaat dalam bentuk implementasi kegiatan yang berjalan dengan efektif serta mampu mendukung penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat secara berkelanjutan.

Segala puji dan syukur penyusun haturkan kepada Tuhan Semesta Alam yang selalu memberikan berbagai rahmat, kenikmatan, karunia serta hidayah-Nya kepada semua ciptaan yang berada di langit maupun di bumi, dialah Allah SWT. Dengan bantuan dan kasih sayang- Nya, maka Buku Pedoman Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) yang tentunya masih jauh dari kata sempurna ini. Semoga Buku Pedoman yang terbaru ini dapat mengakomodasi semua aspek yang berkaitan dengan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM).

Shalawat serta salam penyusun sanjungkan kepada makhluk paling mulia di muka bumi ini. Makhluk yang diutus untuk menyempurnakan akhlak seluruh manusia di bumi. Dialah baginda besar, rasul agung, Rasulullah Muhammad SAW. Semoga syafaat beliau senantiasa tercurah kepada para umatnya yang setia mengikuti jejaknya sampai akhir hayat nanti. Serta shalawat untuk keluarga dan sahabat-sahabat beliau. Akhir kata, kami dari LPPM Sekolah Tinggi Teknologi Banten berharap agar Buku Pedoman ini dapat bermanfaat bagi peningkatan kualitas Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) di STKIP Banten, Amin.

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR 3

DAFTAR ISI 4

BAB 1 PENDAHULUAN 5

BAB II PERATURAN KULIAH KERJA MAHASISWA… 8

BAB III MANAJEMEN KULIAH KERJA MAHASISWA 9

BAB IV CONTOH LAPORAN KULIAH KERJA MAHASISWA 12

BAB V USULAN PENELITIAN 17

BAB I PENDAHULUAN

Latar Belakang

Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Banten berkewajiban menyelenggarakan Kuliah kerja Mahasiswa (KKM) sebagaimana diamanahkan oleh Undang- undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Pasal 20. Sejalan dengan kewajiban tersebut, Undang-undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi Pasal 45 menegaskan bahwa penelitian di perguruan tinggi diarahkan untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan daya saing bangsa. Dalam pasal tersebut juga ditegaskan bahwa Kuliah Kerja Mahasiswa merupakan kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa dalam mengamalkan dan membudayakan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa.

Salah satu bentuk kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa adalah melaksanakan Pengabdian kepada Masyarakat. Pasal 1 Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Permenristekdikti) Republik Indonesia Nomor 44 tahun 2015 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi juga telah menyebutkan bahwa Standar Nasional Pendidikan Tinggi, adalah satuan standar yang meliputi Standar Nasional Pendidikan, ditambah dengan Standar Nasional Penelitian, dan Standar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat. Dalam pasal tersebut juga dijelaskan bahwa Standar Nasional Kuliah Kerja Mahasiswa atau Pengabdian kepada Masyarakat adalah kriteria minimal tentang sistem Kuliah Kerja Mahasiswa atau Pengabdian kepada Masyarakat pada perguruan tinggi yang berlaku di seluruh wilayah hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Kuliah Kerja Mahasiswa juga mewajibkan Mahasiswa untuk melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada masyarakat. Manfaat yang diperoleh dari hasil Kuliah Kerja Mahasiswa ini dapat langsung dirasakan oleh mahasiswa maupun pihak lain (stakeholder). Dari sisi mahasiwa, Kuliah Kerja Mahasiswa dapat menumbuhkan rasa ingin tahu terhadap pemecahan masalah yang dihadapi. Sedangkan dari pihak lain (stakeholder), Kuliah kerja Mahasiswa dapat membantu meningkatkan kualitas produk, jasa atau barang yang dihasilkan atau dibutuhkan.

Begitu pentingnya Kuliah kerja Mahasiswa (KKM), sehingga lembaga penelitian diibaratkan sebagai jantung dari perguruan tinggi. Berdasarkan hal tersebut, maka LPPM

Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Banten merasa perlu dibuatkan suatu pedoman Kuliah Kerja Mahasiswa sebagai bentuk standarisasi dan acuan serta penentuan arah Pengabdian kepada Masyarakat yang akan dilakukan oleh civitas akademika dalam hal ini yaitu mahasiswa.

Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Banten meningkatkan daya saing yang bermakna bahwa Kuliah Kerja Mahasiswa memberikan kontribusi dalam penguatan perekonomian dan peningkatan kesejahteraan masyarakat yang ditunjukkan oleh keunggulan produk teknologi hasil litbang yang dihasilkan oleh industri/perusahaan yang didukung oleh lembaga litbang (LPNK, LPK, Badan Usaha, dan Perguruan Tinggi) dan tenaga terampil pendidikan tinggi. Oleh karena itu, Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Banten dituntut untuk dapat menghasilkan inovasi yang dapat memberikan kemanfaatan sosial ekonomi bagi masyarakat secara luas.

Tujuan Pedoman Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM)

Buku pedoman Kuliah Kerja Mahasiswa ini disusun dengan tujuan agar dapat memberikan arahan dan pedoman kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat baik secara mandiri maupun kelompok oleh mahasiswa sesuai program studi yang ada di bawah naungan Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Banten. Selain itu sebagai bentuk standarisasi penyelenggaraan kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa yang dapat menggali, mengembangkan dan menghasilkan inovasi sesuai bidang ilmu. Dengan adanya pedoman Kuliah Kerja Mahasiswa ini diharapkan menghasilkan luaran Pengabdian kepada Masyarakat yang bisa di implementasikan dalam kegiatan belajar mengajar. Seperti luaran bahan ajar yang bisa digunakan dalam proses pembelajaran.

Adapun tujuan Kuliah Kerja Mahasiswa di Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Banten adalah sebagai berikut:

      1. melaksanakan Pengabdian kepada Masyarakat yang sesuai dengan Permenristekdikti No. 44 Tahun 2015 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi;
      2. mengembangkan model pemberdayaan masyarakat;
      3. meningkatkan kapasitas Kuliah Kerja Mahasiswa;
      4. memberikan solusi berdasarkan kajian akademik atas kebutuhan, tantangan, atau persoalan yang dihadapi masyarakat, baik secara langsung maupun tidak langsung;
      5. melakukan kegiatan yang mampu memberdayakan masyarakat pada semua strata, secara ekonomi, politik, sosial, dan budaya; dan
      6. melakukan alih teknologi, ilmu, dan seni kepada masyarakat untuk pengembangan martabat manusia berkeadilan gender dan inklusi sosial serta kelestarian sumber daya alam.

Kuliah Kerja Mahasiswa

Dengan mempertimbangkan segenap aspek kehidupan dan kemampuan entitas intelektual Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Banten dalam menumbuhkan serta menyeimbangkannya menjadi sesuatu yang memiliki nilai kemanfaatan, ruang lingkup program Kuliah Kerjs Mahasiswa (KKM) dapat meliputi aktivitas : Pendidikan Berkelanjutan (Continuing Education), Kemitraan : Dunia Usaha, Institusi Pemerintah, dan Masyarakat, Pembinaan: Dunia Usaha, Kawasan/Masyarakat, dan Perguruan Tinggi, Rintisan Usaha Mandiri, Inkubator dan Konsultasi Bisnis, Usaha Gerai Teknologi dll

Program Kuliah Kerja Mahasiswa

Kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa didanai oleh mandiri atau mahasiswa itu sendiri dan di dukung langsung oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Banten.

Produk Kuliah Kerja Mahasiswa

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Banten telah mengelola beberapa kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa yang bermanfaat secara langsung bagi masyarakat lewat sebuah pengabdian dan di arsipkan ke Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat untuk digunakan sebagai kebutuhan yang mendukung perkembangan Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Banten.

BAB II PERATURAN KULIAH KERJA

MAHASISWA (KKM)

Ketentuan Kuliah Kerja Mahasiswa ini dibuat untuk memudahkan mahasiswa agar memahami prosedur yang harus dilakukan dalam melakukan Pengabdian kepada Masyarakat. Ketentuan Kuliah Kerja Mahasiswa ini dimaksudkan untuk mengatur proses pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat. Adapun ketentuan yang ditetapkan untuk Kuliah Kerja Mahasiswa adalah sebagai berikut:

      1. Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa adalah mahasiswa yang mempunyai Nomor Induk Mahasiswa serta untuk penyelenggara Kuliah Kerja Mahasiswa yaitu oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat yang lain.
      2. Mahasiswa membuat tema atau judul Kuliah Kerja Mahasiswa dalam Pengabdian Kepada Masyarakat.
      3. Mahasiswa yang akan melakukan Kuliah Kerja Mahasiswa diharuskan terlebih dahulu mengajukan usulan Kuliah Kerja Mahasiswa di bagian akademik STKIP Banten dan pihak kampus akan berkoordinasi dengan LPPM.
      4. Akademik dan LPPM melakukan kontrol internal terhadap semua kegiatan pengelolaan Kuliah Kerja Mahasiswa.
  1. Mahasiswa wajib membuat laporan Kuliah Kerja Mahasiswa dan menghadiri Monitoring & Evaluasi yang dilaksanakan oleh Akademik STKIP Banten dan LPPM dengan menunjuk Tim Penilai / Reviewer.
  2. Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa juga wajib membuat laporan akhir KKM dan mempublikasikan hasil ke Jurnal kampus ataupun prodi.
  3. Akademik dan LPPM memberikan rekapitulasi laporan dan evaluasi penelitian kepada Ketua.

BAB III MANAJEMEN KULIAH KERJA

MAHASISWA

Manajemen Kuliah Kerja mahasiswa menggambarkan kemampuan lembaga untuk mengelola kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat, mencakup adanya kelembagaan penjaminan mutu beserta kegiatan yang terkait dengan penjaminan mutu, meliputi data status pelaksanaan manajemen Kuliah Kerja Mahasiswa berdasarkan Standard Operational Procedure (SOP) meliputi:

  1. SOP Penjaminan Mutu dan SDM
    1. Penjaminan Mutu Pendaftaran Kuliah Kerja Mahasiswa
      1. Peserta Kuliah Kerja Mahasiswa mendaftrakan diri pelaksanaan Kuliah Kerja Mahasiswa ke bagian keuangan STKP Bnaten.
      2. Bagian Akademik dan LPPM membuat rekapitulasi usulan dari semua pengusul yang akan di laporkan ke Ketua Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Banten.
      3. Ketua menerima rekapitulasi usulan Kuliah Kerja Mahasiswa dan melakukan pengecekan data mahasiswa KKM.
      4. Setelah pengecekan rekapitulasi usulan dari ketua kemudian diserahkan kembali ke Akademik dan LPPM untuk di infokan kepada mahasiswa untuk mengikuti Kuliah Kerja mahasiswa dengan kelompok yang sudah di bagi.
    2. Penjaminan Mutu Pelaksanaan Kuliah Kerja Mahasiswa
      1. Akademik dan LPPM bagian Pengabdian kepada Masyarakat melakukan monitoring dan evaluasi internal bagi para Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa untuk mengetahui laporan perkembangan sampai sejauh mana Kuliah Kerja mahasiswa yang di lakukan oleh Mahasiswa.
      2. Akademik dan LPPM menerima laporan hasil monitoring dan evaluasi perkembangan Kuliah Kerja Mahasiswa
  2. SOP Pelaksanaan Kuliah Kerja Mahasiswa
  3. Akademik dan LPPM memberikan informasi seminar melalui surat edaran maupun melalui web LPPM.
  4. Mahasiswa KKM melakukan registrasi kehadiran seminar pembahasan usulan Kuliah Kerja mahasiswa
  5. Mahasiswa melakukan pengusulan Kuliah Kerja Mahasiswa dan menjalankan kegiatan KKM di lokasi yang sudah di tetapkan
  6. Tim penilai menilai kelayakan presentasi dari kelompok Kuliah Kerja Mahasiswa
  7. Tim penilai menyerahkan hasil penilaian seminar usulan Kuliah Kerja Mahasiswa kepada Akademik dan LPPM
  8. Akademik dan LPPM membuat laporan pelaksanaan KKM dan menyerahkan ke Ketua
  9. SOP Seminar Hasil Kuliah Kerja Mahasiswa
    1. Akademik dan LPPM mengadakan rapat internal untuk merencanakan kegiatan seminar hasil KKM beserta pembentukan kepanitiannya.
    2. Hasil dari rapat internal Akademik dan LPPM akan segera di buatkan draft rencana kegiatan atau usulan untuk di ajukan ke Ketua mengenai pelaksanaan seminar hasil KKM.
    3. Setelah usulan disetujui oleh Ketua, Akademik dan LPPM akan mengonfirmasikan kepada mahasiswa KKM tentang pelaksanaan seminar hasil melalu website STKIP Banten.
  10. Bagi mahasiswa STKIP Banten yang ingin mengikuti berjalannya seminar hasil harus mengisi presensi yang telah disediakan oleh Akademik dan LPPM.
  11. Apabila semua persyaratan administrasi sudah dianggap lengkap, maka Akademik dan LPPM akan segera mengumumkan surat undangan pelaksanaan seminar hasil kepada semua kelompok atau peserta KKM.
  12. Akademik dan LPPM mempersiapkan sarana prasarana sesuai jumlah peserta seminar hasil KKM.
  13. Peserta seminar hasil akan mendapat sertifikat sebagai bukti telah mengikuti jalannya pelaksanaan KKM.
  14. Akademik dan LPPM melakukan evaluasi dan membuat laporan pelaksanaan seminar hasil KKM untuk diserahkan ke Ketua.
  15. SOP Pelaporan Hasil Kuliah Kerja Mahasiswa
    1. Akademik dan LPPM membuat Surat Edaran penyerahan laporan pelaksanaan KKM yang meliputi agenda dan batas akhir penyerahan laporan tersebut.
    2. Pada akhir pelaksanaan, setiap mahasiswa KKM melaporkan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dalam bentuk laporan perkembangan dan laporan akhir.
    3. Apabila Mahasiswa beserta kelompok tidak menyerahkan laporan KKM, maka tidak akan diperbolehkan untuk mengambil sertifikat KKM.
  16. SOP Tindak Lanjut Hasil Pengabdian kepada Masyarakat
    1. Kuliah Kerja Mahasiswa yang dilakukan mahsiswa harus ada luaran Pengabdian kepada Masyarakat baik berupa publikasi ilmiah, buku ajar, HKI dan lain-lain
    2. Mahasiswa melaporkan hasil luaran Kuliah Kerja mahasiswa ke LPPM.
    3. LPPM mengarsipkan hasil luaran Kuliah Kerja Mahasiswa yang di lakukan oleh mahasiswa.

BAB IV CONTOH LAPORAN

KULIAH KERJA MAHASISWA

a) Kulit Muka (cover warna putih)

JUDUL/TEMA

KULIAH KERJA MAHASISWA (KKM)

(Times New Roman 16, Bold)

LOGO STKIP BANTEN

KELOMPOK (I, II, III)

NAMA ANGGOTA (mahasiswa)

(Times New Roman 14, Bold)

KULIAH KERJA MAHASISWA

SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN BANTEN TAHUN

(Times New Roman 12, Bold)

b. Halaman Pengesahan HALAMAN PENGESAHAN

  1. Judul Kuliah Kerja Mahasiswa : (Tulis judul pengabdian kepada masyarakat)
  2. Nama Anggota Kelompok
    1. Nama Anggota 1 : (Tulis nama)
    2. Nama Anggota2 : (Tulis nama)
    3. Nama Anggota 3 : (Tulis nama)
    4. Nama Anggota 4 dsb : (Tulis nama)
  3. Nama Dosen Pembimbing : (Tulis nama dosen)
  4. Tempat/Lokasi KKM : (Tulis nama desa, sekolah atau tempat yang lainnya)
  5. Pelaksanaan KKM : (Tulis tgl, bulan, tahun sampai tgl, bulan, tahun)
  6. Alamat Institusi : (Tulis alamat lengkap institusi STKIPB)
  7. Telpon/Faks/E-mail : (Tulis dengan lengkap Telp/Faks/Email STKIPB)

Kota, tanggal-bulan-tahun

Mengetahui,

Ketua Pelaksana KKM, Ketua Kelompok,

Cap STKIPB dan tanda tangan ttd

(Nama Ketua beserta gelar) (Nama Lengkap Mahasiswa)

NIDN. NIM.

Menyetujui,

Ketua LPPM STKIP Banten

Cap LPPM dan tanda tangan

(Ketua LPPM beserta gelar) NIDN

c. Sistematika Kuliah Kerja Mahasiswa

Kuliah Kerja Mahasiswa minimal berjumlah 15 halaman (tidak termasuk halaman sampul, halaman pengesahan, dan lampiran), yang ditulis menggunakan Times New Roman ukuran 12 dengan jarak baris 1,5 spasi kecuali ringkasan satu spasi dan ukuran kertas A-4 serta mengikuti sistematika dengan urutan sebagai berikut.

Halaman Sampul Halaman Pengesahan Daftar Isi

Ringkasan (maksimum satu halaman)

Kemukakan tujuan jangka panjang dan target khusus yang ingin dicapai serta metode yang akan dipakai dalam pencapaian tujuan tersebut, serta manfaat Kuliah Kerja Mahasiswa. Ringkasan harus mampu menguraikan secara cermat dan singkat tentang rencana kegiatan yang akan dilaksanakan.

BAB 1. PENDAHULUAN

Kuliah Kerja Mahasiswa dilakukan untuk menjawab keingintahuan mahasiswa untuk mengungkapkan suatu gejala/konsep/dugaan atau menerapkannya untuk suatu tujuan pengabdian kepada masyarakat dalam hal Kuliah kerja Mahasiswa. Kemukakan hal-hal yang mendorong atau argumentasi pentingnya dilakukan Kuliah Kerja Maahasiswa. Uraikan proses dalam mengidentifikasikan Kuliah Kerja Mahasiswa yang meliputi

    1. Latar belakang Pelaksanaan KKM berisi tentang uraian variabel dalam judul KKM
    2. Tujuan KKM berisi tujuan yang ingin dicapai dalam pelaksanaan KKM.
    3. Manfaat dan Kegunaan KKM berisi tentang manfaat dan kegunaan bagi masyarakat, Mahasiswa, dan Instansi
    4. Tempat dan Lokasi Pelaksanaan KKM berisi lokasi dan nama tempat pelaksanaan KKM

BAB II. KONDISI OBJEKTIF LOKASI KKM

Uraikan secara jelas tentang kondisi objektif di tempat lokasi KKM yang melandasi timbulnya gagasan dan permasalahan yang akan bahas dengan menguraikan teori, temuan, dan bahan praktek KKM yang diperoleh dari acuan untuk dijadikan landasan dalam pelaksanaan Kuliah Kerja Mahasiswa. Pustaka yang digunakan sebaiknya mutakhir (maksimum 5 tahun terakhir) dengan mengutamakan artikel pada jurnal ilmiah yang relevan dan Buku. Adapun komponen yang harus di bahas dalam kondisi objektif di tempat lokasi KKM yaitu:

    1. Sejarah Desa Lokosi/Tempat KKM berisi tentang sejarah desa tersebut dan lokasi tempat desa tersebut berada
    2. Kondisi Geografis dan Demografis berisi bagaimana kondisi geografis dan demografis di desa tempat pelaksanaan KKM
    3. Potensi dan Keunggulan berisi tentang potensi desa tersebut bisa dijadikan destinasi wisata dan keunggulan dari desa tersebut sehingga berpotensi dijadikan tempat wisata
    4. Problematika dan Faktor Penghambat berisi permasalahan yang ada di desa yang menjadi penghambat faktor untuk mencapai tujuan dari desa tersebut

BAB III. PROGRAM KEGIATAN KKM

Uraian program Kuliah Kerja Mahasiswa secara rinci. Uraian dapat meliputi:

    1. Program KKM berisi tentang tujuan KKM yang akan di capai dalam desa tersebut
    2. Program Wajib atau Unggulan berisi program yang telah dilaksanakan selama KKM 3,3. Program Penunjang KKM berisi kegiatan pendukung yang dilaksanakn dilokasi KKM
    3. Hambatan dan Kendala pelaksanaan KKM berisi hambatan dan kendala selama pelaksanaan KKM
    4. Evaluasi dan Tindak lanjut dari Program KKM berisi tentang evaluasi kembali hasil pelaksanaan KKM dan tindak lanjut kedepan untuk masyarakat dari kegiatan KKM

.

Realisasi Kegiatan KKM

Kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa disusun dalam bentuk tabel untuk rencana yang diajukan.

No. Kegiatan Waktu Tanggal, Bulan, Tahun
1.
2.
3.
4.

BAB IV. PENUTUP

    1. Kesimpulan berisi tentang rangkuman hasil dari pelaksanaan KKM
    2. Saran berisi saran untuk peserta KKM, Masyarakat, dan Perguruan Tinggi

DAFTAR PUSTAKA

Daftar Pustaka disusun berdasarkan sistem nama dan tahun (APA Sixth Edition)

dengan urutan abjad nama pengarang, tahun penerbitan, judul tulisan, dan sumber atau

penerbit Untuk pustaka yang berasal dari jurnal ilmiah, perlu juga mencantumkan nama jurnal, volume dan nomor penerbitan, serta halaman dimana artikel tersebut dimuat.

LAMPIRAN-LAMPIRAN

Lampiran: berisi data pendukung yang digunakan sebagai bahan acuan selama pelaksanaan KKM.

BAB V PENUTUP

Buku Pedoman ini merupakan acuan yang jelas dalam pelaksanaan kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa yang berlaku bagi mahasiswa dalam lingkungan Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Banten sebagai pelaku utama kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa. Dengan mengacu pada buku pedoman ini, diharapkan kegiatan Kuliah Kerja mahasiswa dapat dijalankan dengan baik serta dapat dikelola secara efisien, transparan, dan akuntabel. Tetapi kami menyadari bahwa dalam penyusunan buku pedoman ini tidak menutup kemungkinan adanya kekurangan atau ketidak sempurnaan. Untuk itu, saran dan kritik sangat diharapkan demi lebih sempurnanya buku pedoman ini untuk periode yang akan datang. Semoga buku pedoman ini dapat meningkatkan kuantitas dan kualitas kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa sehingga hasil dari kegiatan yang dilakukan akan dapat bermanfaat khususunya bagi mahasiswa dan umumnya bagi masyarakat sekitar.

 

Share this Post

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*
*